Bahan makanan
terbaik bagi bayi adalah ASI. Pada masa 4-5 bulan kehidupan bayi dianjurkan
hanya diberikan ASI karena ASI mengandung semua zat gizi yang diperlukan oleh
bayi. Berikut kita bahas kandungan gizi dalam ASI:
Kolostrum
Kolostrum ASI
yang keluar pada hari pertama dan kedua setelah melahirkan berwarna kekuningan
dan lebih kental dan mengandung kadar protein dan vitamin yang sangat tinggi
yang berfungsi untuk melindungi bayi dari penyakit infeksi.
Karbohidrat
Karbohidrat yang
terdapat dalam kandungan ASI berfungsi sebagai salah satu sumber untuk otak,
karbohidrat dalam ASI berbentuk laktosa (gula susu). 7-14 hari setelah
melahirkan jumlah ASI lebih meningkat.
Protein
Pembentukan
sel pada bayi yang baru lahir terbentuk karena adanya kandungan protein dalam
ASI. Kandungan protein dalam ASI lebih tinggi komposisinya daripada kandungan
protein dari susu formula, protein dalam ASI lebih mudah dicerna daripada
protein dalam susu formula.
Taurin
Taurin pada
ASI berfungsi sebagai neuro transmitter dan berperan penting untuk proses
maturasi (kemajuan maupun pertumbuhan) terhadap sel otak, taurin berbentuk zat
putih telur.
Lemak
Lemak pada ASI
berfungsi untuk mambantu pertumbuhan otak pada bayi. Kandungan lemak yang
terkandung dalam ASI itu berkisar 70-78%.
Mineral
Mineral dalam
memiliki jumlah yang tidak terlalu banyak. Mineral yang terkandung dalam ASI
yaitu zat besi dan kalsium yang berfungsi dalam proses pembentukan darah serta pembentukan
tulang.
Vitamin
Vitamin K
dalam ASI berfungsi sebagai faktor pembentukan, vitamin D untuk pembentukan
tulang bayi baru lahir yang berasal dari sinar matahari juga, vitamin E untuk
ketahanan dinding sel darah merah. Vitamin A berguna untuk kesehatan mata dan dan
membantu dalam proses pembelahan sel, kekebalan tubuh serta pertumbuhan.
Vitamin B, asam folat, vitamin C yang merupakan vitamin yang larut dalam air dan
terdapat dalam ASI.
Zat Kekebalan
Zat kekebalan bayi
diperoleh dari ibunya melalui plasenta yang berguna untuk membantu melindungi
bayi dari berbagai serangan penyakit.
 |
| ASI dan Ibu Menyusui |
MANFAAT ASI
Manfaat ASI Bagi
Ibu Menyusui
Untuk
Meningkatkan kontraksi rahim dan mengurangi resiko perdarahan berikan ASI
segera setelah melahirkan. ASI membantu memperkecil ukuran rahim ke ukuran
sebelum hamil. Menyusui dapat membakar kalori sehingga mempercepat penurunan
berat badan. Menyusui lebih praktis tidak perlu membawa botol, kaleng susu
formula dan air panas, ASI bisa diberi kapan saja saat bayi membutuhkannya, ASI
juga tidak basi karena selalu diproduksi oleh payudara. Menyusui juga dapat mengurangi
bahkan menjauhkan ibu dari resiko kanker rahim maupun kanker payudara. Hal ini
dikarenakan pada saat menyusui dan melahirkan bayi itu terjadi peregangan dan
peremajaan pada payudara dan rahim.
Manfaat ASI Untuk
Bayi
ASI adalah
makanan yang disediakan untuk bayi dengan gizi yang sesuai kebutuhan bayi untuk
perkembangannya. ASI mudah dicerna, kaya akan antibodi yang mampu melawan
infeksi dan penyakit lainnya. ASI juga dapat membantu menurunkan resiko diare
terhadap bayi, menghindarkan infeksi pada saluran kemih dan dapat membantu
menjauhkan bayi terhadap resiko kematian mendadak.
Manfaat ASI Untuk
Keluarga
ASI membuat
bayi menjadi sehat. Selain itu, ASI juga dapat membantu pengenghematan terhadap
pengeluaran karena orang tua bayi tidak lagi mengeluarkan biaya untuk membeli
susu formula yang harganya relatif mahal, sehingga pengeluaran keluarga bisa
berkurang dan bisa berhemat untuk biaya perawatan kesehatan. Menyusui juga
sebagai cara untuk menjarangkan jarak kelahiran.