Bayam
( Asam folat )
 |
| Bayam |
Ibu hamil
sangat baik mengonsumsi sayuran bayam karena bayam mengandung nutrisi seperti
zat besi, asam folat, kalsium dan serat. Mengatasi masalah sembelit dan
gangguan pencernaan pada masa kehamilan bisa diatasi dengan mengonsumsi serat
yang terdapat pada sayuran bayam. Vitamin C dalam bayam dapat membentuk sistem
kekebalan tubuh ibu hamil. Kalsium pada bayam baik untuk mendukung proses
pembentukan tulang pada janin dan zat besi membantu ibu hamil dalam produksi
sel darah merah.
Brokoli
( Serat )
 |
| Brokoli |
Brokoli yang
disimpan dalam kulkas selama 24 jam tidak baik untuk dikonsumsi karena
kandungan nutrisinya sudah tidak baik untuk kesehatan, ibu hamil sangat baik
mengonsumsi brokoli dalam masa kehamilan. Asam folat yang terdapat pada brokoli
dapat memberi perlindungan maupun kelainan tulang belakang dan cacat tabung
syaraf pada bayi. Kandungan zat besinya mencegah anemia dan pencegahan berbagai
jenis kanker pada bayi. Kalsium dalam brokoli mendukung pertumbuhan tulang,
gigi dan otot, baik untuk ibu hamil karena menyimpan energi selama kehamilan
dan saat menyusui. Penelitian di Monell Chemical menyatakan ibu yang
mengonsumsi brokoli pada masa kehamilan memiliki kecenderungan bayi juga akan
suka makan brokoli ketika ia besar kelak.
Kubis
( Kalsium )
 |
| Kubis |
Kandungan
kalsium dalam sayuran kubis sangat tinggi yang dapat membantu proses
pembentukan tulang janin. Kandungan zat besinya untuk mendorong pembentukan
sel-sel darah merah dan melindungi ibu hamil dari anemia. Asam folat dalam
kubis memelihara agar janin tidak terkena cacat tabung syaraf, sembelit pada
ibu dan memenuhi kebutuhan vitamin K dan vitamin C dapat tercapai dengan
mengonsumsi asam folat dalam kubis. Kandungan kubis sekitar 300 kalori yang
sesuai dengan pola makan diet pada ibu hamil yang dapat memenuhi kebutuhan ibu
hamil trimester kedua dan ketiga.
Kembang
Kol ( Kalium )
 |
| Kembang Kol |
Mencegah ibu
hamil mengalami anemia dengan cara mengonsumsi kembang kol yang mengandung
vitamin C karena vitamin C membantu penyerapan zat besi dan bisa juga menjadi
antioksidan pada bayi yang dapat mencegah cacat dan kelahiran prematur.
Konsumsi asam folat pada ibu hamil membantu pembentukan fungsi plasenta dan
memelihara kesehatan janin. Untuk mendukung pertumbuhan tulang dan gigi pada bayi,
menghindari cacat syaraf dan otot ibu hamil sangat baik mengonsumsi kandungan
kalsium dalam kembang kol. Kembang kol yang mengandung serat juga bisa mencegah
sembelit.
Kacang
Hijau ( Asam folat )
 |
| Kacang Ijo |
Menghindari
resiko penyakit pernafasan pada bayi dapat dicegah dengan konsumsi kacang
hijau, kandungam yang terdapat pada kacang hijau ini sangat baik untuk membantu
menjaga kesehatan jantung pada ibu hamil maupun janin yang dikandungnya. Kacang
hijau ini bisa membantu dalam mengurangi rasa mual ibu hamil pada trimester
pertama.
Jeruk (Vitamin
C)
 |
| Jeruk |
Kandungan
vitamin C yang terdapat dalam buah jeruk dapat membantu meningkatkan sistem
kekebalan pada ibu, menjaga sistem pelepasan zat besi dan menjadi mineral yang
baik untuk membantu kesehatan ibu maupun janin dalam kandungan. Selain itu,
vitamin yang terkandung dalam buah jeruk juga dapat menjaga kesehatan otak janin,
dan membantu melindungi janin dari masalah pernafasan. Asam folat yang
terkandung dalam jeruk dapat mendukung terbentuknya sel-sel darah merah yang
berguna dalam pengembangan plasenta yang sehat agar janin terhindar dari cacat.
Kalium pada jeruk juga bisa mencegah dehidrasi bagi ibu hamil dan serat mencegah
bahaya obesitas bagi ibu hamil.
Tomat
 |
Tomat
|
Tomat untuk
ibu hamil masuk ke sistem pencernaan untuk mendukung penyerapan zat besi dari
berbagai jenis makanan. Vitamin C dalam tomat dapat melindungi ibu hamil dari
gangguan anemia. Asam folatnya menjaga kesehatan janin, mendukung pembentukan
penutupan tabung syaraf sehingga jani terhindar dari cacat spina bifida. Zat
licopen melindungi sel tubuh dari kerusakan dan melindungi kesehatan janin.
Alpukat
( Omega 3 )
 |
| Alpukat |
Ibu hami dapat
memenuhi asupan kalsium dengan mengonsumsi buah alpukat yang sangat baik untuk membantu pertumbuhan sistem
tulang, gigi, dan otot. Buah alpukat juga dapat membantu mengurangi rasa mual
yang berlebihan pada ibu hamil. Zat besinya mencegah ibu hamil dari rasa lelah
disebabkan produksi sel darah merah yang menurun. Serat pada buah alpukat meningkatkan
fungsi pencernaan dan mencegah sembelit pada usus. Adanya kandungan kolin
sangat baik untuk menurunkan kolesterol pada ibu hamil dan mendukung
perkembangan otak dan syaraf janin.